Game
ONIC ID Gugur, Aurora PH ke Grand Final M7
ONIC ID Gugur, Aurora PH ke Grand Final M7

Babak Knockout M7 World Championship memasuki fase penentuan dengan menghadirkan drama besar bagi para penggemar esports dunia. Wakil Indonesia, ONIC ID, harus mengakhiri perjalanan mereka di ajang M7 World Championship, sementara kejutan besar datang dari Aurora PH yang sukses melangkah ke Grand Final. Hasil pertandingan hari ketiga ini menjadi titik balik penting dalam peta persaingan M7 World Championship dan menentukan arah nasib ONIC ID serta tim-tim unggulan lainnya.

Babak Knockout M7 World Championship Hari Ketiga

Memasuki Day 3 babak Knockout M7 World Championship, rangkaian pertandingan krusial tersaji dengan intensitas tinggi dan tekanan maksimal. Setiap laga menjadi penentu hidup mati bagi tim, termasuk ONIC ID yang harus bertarung di fase Lower Bracket M7 World Championship demi menjaga peluang juara. Ketegangan tinggi dan eksekusi strategi menjadi sorotan utama sepanjang hari ketiga M7 World Championship, terutama bagi ONIC ID yang menghadapi laga penuh risiko.

 

Onic ID

Foto: Cakra Ananta Wangsa

Pertandingan pembuka mempertemukan Team Spirit melawan Yangon Galacticos. Dalam duel ini, Team Spirit tampil dominan dan tanpa kompromi di panggung M7 World Championship. Mereka menang meyakinkan dengan skor 3-0, sekaligus mempertegas kedalaman strategi makro dan kontrol objektif di M7 World Championship. Kekalahan ini membuat Yangon Galacticos resmi menjadi tim pertama yang tersingkir dari babak Knockout M7 World Championship.

ONIC ID Terhenti oleh Team Liquid PH

Perjalanan ONIC ID di M7 World Championship harus berakhir setelah kalah 1-3 dari Team Liquid PH. Dalam pertandingan ini, ONIC ID sempat menunjukkan perlawanan sengit, khususnya pada game kedua berkat performa impresif SANZ menggunakan Lunox di M7 World Championship. Namun, eksperimen strategi tanpa Marksman yang dilakukan ONIC ID justru menjadi titik lemah saat laga memasuki fase late game M7 World Championship.

Pada game keempat, dominasi Sanford dengan Terizla menjadi faktor penentu kemenangan Team Liquid PH di M7 World Championship. Tekanan konstan di lini depan membuat ONIC ID kesulitan mengembangkan permainan dan akhirnya harus menerima kekalahan. Hasil ini memastikan ONIC ID tersingkir dari M7 World Championship, sekaligus mengurangi wakil Indonesia di babak Knockout.

Aurora PH Ukir Sejarah di M7 World Championship

Kejutan terbesar Day 3 M7 World Championship datang dari Aurora PH yang berhasil menumbangkan Selangor Red Giants. Pertandingan yang berlangsung sangat ketat hingga game penentuan ini menjadi salah satu laga terpanjang dan paling menegangkan di M7 World Championship. Kemenangan Aurora PH menggagalkan ambisi “Golden Road” Selangor Red Giants di M7 World Championship.

 

M7

Foto: Cakra Ananta Wangsa

Momen krusial terjadi di area Lord ketika Aurora PH berhasil melakukan inisiasi penentu kemenangan M7 World Championship. Light, roamer Aurora PH, dinobatkan sebagai Star of the Day berkat performa luar biasa menggunakan Khaleed yang berperan penting di M7 World Championship. Hasil ini memastikan Aurora PH melaju ke Grand Final M7 World Championship, sementara Selangor Red Giants turun ke Lower Bracket Final.

Harapan Indonesia Bertumpu pada Alter Ego

Dengan gugurnya ONIC ID, Indonesia kini hanya menyisakan satu wakil di M7 World Championship. Harapan publik Tanah Air sepenuhnya bertumpu pada Alter Ego Esports yang akan menghadapi Team Spirit di laga lanjutan M7 World Championship. Pertandingan ini menjadi penentu apakah Indonesia masih mampu bertahan dalam perburuan gelar juara dunia M7 World Championship, setelah ONIC ID harus angkat koper lebih awal.