Game
Zest Pensiun dari Skena Kompetitif VALORANT
Zest Pensiun dari Skena Kompetitif VALORANT

Zest resmi mengumumkan pensiun dari kompetitif VALORANT setelah menjalani lima tahun perjalanan di panggung esports global. Keputusan Zest meninggalkan VALORANT menjadi penanda berakhirnya kiprah salah satu pemain veteran Korea yang turut membentuk sejarah kompetisi sejak masa awal perilisan gim taktis besutan Riot Games tersebut.

Akhir Perjalanan Zest di VALORANT Profesional

Zest mengonfirmasi pensiun dari skena kompetitif VALORANT melalui unggahan Instagram Story pribadinya, sekaligus menyampaikan rasa terima kasih kepada komunitas VALORANT yang telah mendukungnya sepanjang karier. Dalam pernyataannya, Zest juga mengungkapkan rencana untuk mengambil arah baru di luar kompetisi profesional VALORANT setelah lima tahun berkiprah.

 

Zest Valorant

 (Photo courtesy of VCT Pacific)

 

Sebagai salah satu anggota pendiri Vision Strikers pada 2020, Zest menjadi bagian penting dari perkembangan awal kompetitif VALORANT di kawasan Asia-Pasifik. Bersama Vision Strikers, Zest membantu membangun dominasi tim dengan mencatatkan rekor 103 kemenangan beruntun di region APAC, sebuah pencapaian yang masih dikenang dalam sejarah VALORANT hingga saat ini.

Pada akhir 2021, Zest harus menepi dari kompetitif VALORANT akibat masalah kesehatan yang membuatnya absen di ajang internasional pertama tim di Berlin. Meski begitu, Zest kembali pada 2022 dan menjalani satu musim penuh di panggung global VALORANT, tampil di Reykjavík, Copenhagen, serta Champions Istanbul.

Musim 2022 menjadi puncak karier internasional Zest di VALORANT ketika DRX berhasil finis sebagai runner-up di VALORANT Champions 2022. Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik Zest sepanjang perjalanan kompetitifnya, sekaligus mempertegas posisi DRX sebagai kekuatan utama VALORANT Korea di level dunia.

Perjalanan di Era Kemitraan VALORANT

Memasuki era kemitraan, DRX tetap konsisten tampil di berbagai turnamen internasional VALORANT seperti Tokyo dan Los Angeles. Dalam periode ini, Zest kerap dipercaya tampil di pertandingan bertekanan tinggi di level internasional, sementara Jung “Foxy9” Jae-sung lebih banyak tampil di liga domestik Pacific League VALORANT.

 

Zest Valorant

 (Photo courtesy of VCT Pacific)

 

Namun, performa DRX di kompetitif VALORANT yang belum mampu menghasilkan gelar juara utama memicu perubahan besar dalam roster. Pada akhir 2023, Zest resmi berpisah dengan DRX bersamaan dengan Goo “Rb” Sang-min, menandai akhir era panjangnya bersama organisasi tersebut di VALORANT.

Upaya Terakhir dan Keputusan Pensiun

Memasuki musim 2024, Zest memulai langkah baru di kompetitif VALORANT dengan bergabung bersama Team IAM di sirkuit Challengers Korea tier dua. Ia bermain bersama sejumlah streamer populer Korea serta mantan anggota F4Q, menunjukkan komitmennya untuk tetap bersaing di kancah VALORANT.

Sebelum Split 1 berakhir, Bleed Esports merekrut Zest untuk kembali ke Pacific League VALORANT. Namun, perjalanan bersama Bleed Esports tidak berjalan sesuai harapan karena tim tersebut finis di posisi terakhir pada Stage 1 dan Stage 2 VALORANT musim 2024.

Setelah Bleed Esports dikeluarkan dari sirkuit Pacific VALORANT usai musim 2024, Zest sempat vakum dari kompetitif selama sekitar enam bulan. Tanpa adanya tawaran tim baru di VALORANT, Zest akhirnya memastikan pensiun dari karier profesional pada usia 25 tahun, sekaligus menutup babak penting dalam sejarah kompetitif VALORANT Korea.