Game
Empat Eks Karyawan miHoYo Dipenjara Karena Kasus Suap, Berikut Detailnya!
Empat Eks Karyawan miHoYo Dipenjara Karena Kasus Suap, Berikut Detailnya!

Kasus hukum yang menjerat miHoYo atau HoYoverse kembali menjadi sorotan industri game global. Empat mantan karyawan miHoYo dipastikan telah dijatuhi hukuman penjara terkait kasus suap dan korupsi, sebagaimana disampaikan melalui pernyataan resmi perusahaan. Peristiwa ini menarik perhatian luas, mengingat miHoYo merupakan pengembang dari Genshin Impact, salah satu game paling populer di dunia saat ini.

Kasus Korupsi Mantan Karyawan miHoYo

Sejak dirilis pada 2020, miHoYo berkembang pesat dengan portofolio besar seperti Genshin Impact, Honkai: Star Rail, dan Zenless Zone Zero. Dalam beberapa tahun terakhir, miHoYo dikenal sebagai perusahaan yang agresif dalam menjaga integritas bisnis, perlindungan IP, serta sistem kerja yang transparan. Namun, kasus ini membuktikan bahwa pelanggaran tetap bisa terjadi, bahkan di internal perusahaan sebesar miHoYo.

Kronologi Pengungkapan Kasus oleh miHoYo

Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui WeChat pada 6 Februari, miHoYo menjelaskan bahwa keempat mantan karyawan tersebut terbukti menyalahgunakan jabatan mereka. Mereka diketahui menerima suap dari perusahaan mitra dengan memanfaatkan posisi strategis yang diemban selama bekerja di miHoYo, sehingga melanggar etika bisnis dan hukum yang berlaku.

 

Mihoyo

 

Berdasarkan proses peradilan yang telah selesai, para mantan karyawan miHoYo tersebut dinyatakan bersalah atas tuduhan “menerima suap sebagai pihak non-negara”. Hukuman yang dijatuhkan bervariasi, mulai dari enam bulan hingga satu tahun empat bulan penjara, sesuai tingkat keterlibatan masing-masing individu dalam praktik suap dan korupsi yang terjadi di lingkungan miHoYo.

Detail Hukuman Empat Mantan Karyawan

Salah satu mantan karyawan miHoYo bermarga Kang, yang sebelumnya bekerja di divisi suplai logistik, dijatuhi hukuman satu tahun empat bulan penjara. Sementara itu, dua mantan karyawan bermarga Xu masing-masing menerima hukuman satu tahun tiga bulan setelah terbukti terlibat dalam penerimaan suap dari mitra kerja miHoYo.

Selain itu, Cao, mantan anggota tim operasional miHoYo, dijatuhi hukuman enam bulan penjara. Cao terbukti secara aktif mencari keuntungan ilegal dari sejumlah pemasok dengan memanfaatkan posisinya. Seluruh vonis ini menunjukkan keseriusan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang merugikan miHoYo secara bisnis dan reputasi.

Langkah Tegas miHoYo terhadap Konflik Kepentingan

Tidak hanya empat mantan karyawan tersebut, miHoYo juga mengungkap kasus terpisah yang melibatkan mantan anggota tim marketing Genshin Impact bernama Zhang. Zhang diketahui mencoba menguntungkan perusahaan miliknya sendiri, sehingga terlibat konflik kepentingan yang bertentangan dengan kebijakan internal miHoYo.

Sebagai tindak lanjut, miHoYo langsung memberhentikan Zhang, memasukkannya ke dalam daftar hitam industri, dan menyerahkan kasus tersebut kepada pihak berwajib untuk penyelidikan lanjutan. Langkah ini menegaskan komitmen miHoYo terhadap prinsip “nol toleransi” terhadap praktik suap dan penggelapan dalam lingkungan kerja.

Dampak terhadap Mitra dan Industri

Sebagai bagian dari upaya pembersihan internal, miHoYo juga menghentikan kerja sama dengan 24 perusahaan pemasok yang terlibat dalam praktik korupsi tersebut. Seluruh vendor tersebut dilarang bekerja sama secara permanen dengan grup miHoYo, tanpa pengecualian.

Lebih lanjut, miHoYo memasukkan nama-nama pelaku ke dalam aliansi anti-penipuan korporat. Kebijakan ini bertujuan mencegah individu maupun perusahaan terkait kembali beroperasi di industri yang sama, sekaligus menjaga ekosistem bisnis miHoYo tetap adil dan transparan.

 

Sumber