Selama Ini Salah! RE Engine Bukan Singkatan Resident Evil Engine
Capcom tegaskan RE Engine bukan Resident Evil Engine, melainkan “Reach for the Moon” dalam pengembangan game.
Sejak digunakan dalam berbagai game populer seperti Resident Evil, banyak penggemar mengira RE Engine adalah singkatan dari Resident Evil Engine. Namun, Capcom akhirnya memberikan penjelasan resmi mengenai arti sebenarnya dari RE Engine yang selama ini digunakan dalam pengembangan game mereka.
Fakta RE Engine dan Resident Evil Engine dari Capcom
RE Engine merupakan mesin pengembangan game buatan Capcom yang mulai dikenal luas sejak perilisan Resident Evil 7. Banyak pemain mengasosiasikan RE Engine dengan Resident Evil Engine karena pertama kali digunakan secara masif pada game Resident Evil. Padahal, menurut Capcom, penamaan RE Engine bukanlah merujuk pada Resident Evil Engine seperti yang diyakini sebagian komunitas game.

Dalam wawancara eksklusif bersama GameInformer, Kazuki Abe selaku Technical Director Capcom menjelaskan bahwa RE Engine adalah singkatan dari “Reach for the Moon”. Ia menegaskan bahwa RE Engine sama sekali bukan kepanjangan dari Resident Evil Engine. Penjelasan ini meluruskan kesalahpahaman para penggemar game yang selama ini mengira Capcom menamai RE Engine berdasarkan seri Resident Evil.
Menurut Kazuki Abe, penggunaan RE Engine dalam berbagai game Capcom, termasuk Resident Evil, hanyalah kebetulan. Meskipun Resident Evil menjadi salah satu franchise utama yang memanfaatkan RE Engine, mesin ini juga digunakan pada sejumlah game lain seperti Devil May Cry 5, Monster Hunter Wilds, Street Fighter 6, hingga Dragon’s Dogma 2. Hal ini menegaskan bahwa RE Engine bukanlah Resident Evil Engine yang dikhususkan untuk satu seri game saja.
Arti “Reach for the Moon” di Balik RE Engine
Capcom melalui Kazuki Abe menjelaskan bahwa makna “Reach for the Moon” mencerminkan filosofi pengembangan game mereka. RE Engine dirancang agar para kreator di Capcom dapat mewujudkan imajinasi mereka tanpa batas dalam membuat game, termasuk Resident Evil maupun judul lainnya. Filosofi ini menjadi dasar bahwa RE Engine bukan sekadar Resident Evil Engine, melainkan mesin lintas proyek.

Ia juga mengungkapkan bahwa konsep logo RE Engine yang menampilkan tangan menggapai bulan selaras dengan arti “Reach for the Moon”. Logo tersebut menggambarkan semangat Capcom dalam mengembangkan game dengan ambisi tinggi. Dengan RE Engine, tim pengembang Resident Evil maupun proyek game lain dapat “menggapai” ide dan mimpi mereka hingga terealisasi.
Kesalahpahaman Nama di Komunitas Game
Kazuki Abe mengaku terkejut ketika banyak orang menganggap RE Engine berasal dari Resident Evil Engine. Terlebih lagi, di Jepang sendiri seri Resident Evil dikenal dengan nama “Biohazard”, sehingga asumsi bahwa RE Engine berasal dari Resident Evil Engine sebenarnya tidak sepenuhnya tepat dari sisi penamaan lokal. Namun karena RE Engine sering dipakai pada game Resident Evil, anggapan tersebut terlanjur populer di kalangan penggemar game.

Capcom menegaskan bahwa penggunaan RE Engine untuk game Resident Evil hanyalah faktor kebetulan karena proyek besar pertama yang menonjol menggunakan mesin ini adalah Resident Evil 7. Seiring waktu, RE Engine terus digunakan dalam berbagai game Capcom, membuktikan bahwa mesin ini bersifat universal dan bukan eksklusif sebagai Resident Evil Engine.
Dengan penjelasan resmi dari Capcom ini, kini jelas bahwa RE Engine berarti “Reach for the Moon”. Mesin game tersebut menjadi simbol ambisi Capcom dalam menciptakan berbagai game berkualitas, baik Resident Evil maupun franchise lainnya, dan bukan sekadar Resident Evil Engine seperti yang selama ini banyak dipahami.
Tagar
Rekomendasi
Ekspansi Portofolio, Acer Hadirkan Acer Fashion (AFS)
1 hour ago
CD Projekt Red Bagikan Detail Baru Game The Witcher 4
2 hours ago
Arknights: Endfield 1.1 Rilis 12 Maret, Simak Detailnya Berikut Ini!
2 hours ago
Resmi Dirilis, Pokémon Evolusi Mega ex Kini Hadir dalam Starter Deck Siap Main
2 days ago