Game Epic Gratis Dorong Penjualan Steam Publisher Indie
Publisher Indie mengungkap Game Epic gratis justru meningkatkan penjualan Steam, berdasarkan pengalaman nyata dari Blood West.
Fenomena strategi distribusi digital kembali menjadi sorotan setelah seorang Publisher Indie mengungkap dampak menarik dari Game Epic gratis terhadap ekosistem Steam. Pernyataan ini memunculkan diskusi luas di kalangan industri game, terutama soal efektivitas promosi lintas platform yang selama ini kerap diperdebatkan oleh pemain maupun pelaku industri.
Publisher Indie Nilai Game Epic Sebagai Iklan Steam
Dave Oshry, co-founder sekaligus CEO New Blood Interactive, menyampaikan pandangan terbukanya terkait distribusi Game Epic dan perilaku pemain Steam dari sudut pandang Publisher Indie. Melalui media sosial X, ia menanggapi sebuah meme yang menyindir kecenderungan pemain lebih memilih membeli game di Steam dibandingkan mengklaim game gratis di Epic Games Store.
Menurut Oshry, sindiran tersebut tidak sepenuhnya keliru, karena justru menggambarkan realitas yang sering ia temui sebagai Publisher Indie di tengah persaingan Game Epic dan Steam. Ia menilai bahwa keberadaan Game Epic gratis tidak selalu menggerus Steam, melainkan dapat memperluas eksposur game kepada calon pembeli baru.
Lonjakan Penjualan Steam Saat Game Epic Diggratiskan
Contoh konkret yang disampaikan Oshry adalah Blood West, sebuah game FPS indie yang diterbitkan New Blood Interactive sebagai Publisher Indie. Blood West sempat dibagikan gratis sebagai Game Epic pada 20 Desember 2025 dalam program giveaway akhir tahun Epic Games Store.
Yang menarik, pada hari yang sama saat Game Epic tersebut tersedia gratis, penjualan Blood West di Steam justru mengalami lonjakan signifikan. Oshry mengungkap bahwa penjualan Steam meningkat sekitar 200 persen dalam satu hari, menunjukkan bahwa banyak pemain tetap memilih membeli di Steam meskipun tersedia gratis di Epic.
Skema Pembayaran Epic dan Dampaknya bagi Developer
Selain dampak penjualan Steam, Oshry juga menjelaskan skema pembagian keuntungan dari program Game Epic gratis. Epic Games Store biasanya memberikan pembayaran royalti dalam jumlah besar di muka kepada developer.
Dalam kasus Blood West, seluruh dana dari Game Epic tersebut disalurkan langsung kepada Hyperstrange sebagai pengembang, sementara New Blood Interactive selaku Publisher Indie tidak mengambil bagian apa pun. Dana ini digunakan untuk pengembangan DLC baru, yang pada akhirnya turut memperkuat ekosistem Steam dan Game Epic.
Steam sebagai Komunitas yang Sulit Ditinggalkan
Oshry turut menyoroti bahwa pembagian pendapatan hingga 100 persen tidak akan berarti tanpa adanya penjualan. Menurutnya, Steam telah berkembang lebih dari sekadar toko digital, melainkan menjadi komunitas yang sulit ditinggalkan oleh pemain.
Bagi Publisher Indie, strategi memanfaatkan Game Epic sebagai media promosi terbukti dapat berdampak positif terhadap penjualan di Steam. Fenomena ini menunjukkan bahwa persaingan antar platform justru dapat menciptakan simbiosis yang saling menguntungkan.
Rekomendasi
Match Onic vs Team Falcon M7 World Championship Cetak Rekor 3,6 Juta Penonton
1 hari yang lalu
Xiaomi 17 Max Segera Meluncur dengan Baterai 8.000 mAh
5 hari yang lalu
Smartphone Tri-Fold OPPO Sudah Jadi, Kenapa Malah Gak Dirilis?
5 hari yang lalu
We Rise as One! Dukungan Komunitas untuk ONIC di Swiss Stage M7
5 hari yang lalu